mid-season anime talk: psycho-pass

sebenarnya agak telat juga, bahwasanya saya berniat membahas tentang psycho-pass dalam rangka mid-season. soalnya anime ini sudah tayang sejak musim gugur 2012, dan pada saat posting ini diturunkan, anime ini sudah berjalan selama 17 episode. anime ini sendiri direncanakan akan ditayangkan dalam 22 episode. telat? iye.

pp_halamanjudul
sebelum membahas plot utama berserta karakter-karakternya, kayaknya saya perlu memperkenalkan latar dunia tempat anime ini berlangsung. ceritanya anime ini berlatar sebuah negeri futuristik dengan sistem kontrol sosial yang sudah sangat terkomputerisasi. di negeri tersebut, berlaku apa yang dinamakan Sybil System. Sybil System ini mampu mendeteksi kondisi psikologis setiap orang yang parameternya sudah ternumerisasi dan terkategorisasi berdasarkan seberapa “berbahaya”nya kondisi psikologis orang tersebut. parameter ini lah apa yang dinamakan “psycho-pass” atau “crime coefficient”. selain ternumerisasi, parameter ini juga disajikan dalam bentuk bar berwarna tertentu. kayaknya sih ngikutin teori aura gitu. jadi misalnya kalau kamu “normal”, nggak suka berpikiran negatif apalagi hobi menyiksa makhluk hidup, paling banter crime coefficient kamu cuma 30an dan warna psycho-pass kamu biru cerah. sedangkan kalau kamu adalah semacam psikopat berdarah dingin, crime coefficient kamu diperkirakan bisa menembus angka 250 bahkan 300, dengan warna psycho-pass dalam gradien merah.

selain sebagai alat kontrol sosial, Sybil System juga bisa mengetahui bakat dan pekerjaan apa yang cocok untuk masing-masing orang. sekilas sepertinya Sybil System ini kesannya ideal dan memudahkan bagi setiap orang. bayangkan saja, kamu nggak perlu lagi bingung memilih dan melamar pekerjaan. pilihan pekerjaan sudah disediakan Sybil System sesuai dengan kecenderungan psikologis masing-masing. selain itu juga sekilas akan mudah untuk memisahkan orang mana yang berpotensi membahayakan dan orang mana yang bisa dibilang “aman”. apabila stress meningkat, sistem akan menyuruhmu untuk melakukan terapi untuk menurunkan tekanan yang berpotensi memunculkan niat-niat buruk. sementara itu, orang-orang dengan psycho-pass bergradien merah dan crime coefficient berangka ratusan akan diisolasi agar tidak membahayakan masyarakat sipil. tapi apa iya Sybil System ini ideal dan sempurna? gimana dengan psikopat yang saking psikopatnya sampai keadaan psikologisnya sama sekali datar dan gak bisa teranalisa Sybil System? gimana dengan orang-orang dengan mimpi memiliki pekerjaan tertentu tapi apa daya psycho-passnya tidak sesuai?

pp_cast
cerita di anime ini bisa dikatakan mempertanyakan sistem idaman peradaban tersebut. anime ini dibuka dengan ditunjuknya Akane Tsunemori menjadi inspektur MWPSB (Ministry of Welfare Public Safety Bureau, sebuah badan kepolisian di cerita ini) berdasarkan psycho-passnya yang selalu stabil di gradien biru cerah dan angka 30an. sebenarnya saking stabilnya, Akane dikatakan cocok untuk pekerjaan “berprospek cerah” mana pun. Akane memilih pekerjaan menjadi inspektur MWPSB dengan alasan bahwa dia lah satu-satunya orang yang dikatakan sesuai dengan pekerjaan itu saat itu. talking about noble will!

Di hari pertamanya, Akane langsung ditugaskan dalam kasus yang cukup berbahaya. Akane diperkenalkan dengan Ginoza yang adalah sesama inspektur, dan beberapa orang enforcer yaitu Kougami Shinya, Kagari, Yayoi, Masaoka dan lain-lain sebagainya.. (eh itu aja sih kayaknya *plak*) Enforcer ini adalah orang-orang dengan crime coefficient tinggi namun dinilai mampu melaksanakan tugas-tugas berbahaya yang perlu dilakukan kepolisian. Beberapa enforcer seperti Kougami pernah jadi inspektur, namun suatu tragedi menyebabkan mereka shock hingga crime coefficient-nya meningkat tajam. Beberapa lainnya mengalami peningkatan crime coefficient karena hal-hal yang sebenarnya cenderung trivial seperti mendengarkan jenis musik atau menikmati jenis seni tertentu, atau emang udah dari lahir punya “bakat” ber-crime coefficient tinggi. Meski sejauh ini anime ini sudah menyibak tentang masa lalu Yayoi dan bagaimana ia bisa jadi enforcer, anime ini terutama berfokus pada Kougami Shinya.

Jadi, seperti yang sudah disinggung sebelumnya, Kougami Shinya sebelumnya adalah inspektur MWPSB bersama Ginoza. Pria yang biasa dipanggil Kou oleh rekan-rekannya ini dulu sering bertugas bersama seorang enforcer bernama Sasayama. Meski adalah seorang enforcer, Sasayama adalah orang yang berpembawaan cukup periang. Bagaimana makhluk ceria ini bisa jadi enforcer dengan crime coefficient tinggi itu masih merupakan misteri. Sayangnya hidup Sasayama berakhir dengan mengerikan. karena terguncang setelah menemukan jasad Sasayama dalam keadaan mengenaskan, crime coefficient Kougami melonjak jadi 280an.

Sejak mengalami peningkatan crime coefficient tersebut, Kougami dilepas dari posisinya sebagai inspektur. selama beberapa waktu, ia dimasukkan dalam penjara isolasi khusus orang-orang berpotensi kriminal laten, hingga kemudian ia ditugaskan kembali sebagai enforcer. sejak saat itu, diam-diam ia kembali menyelidiki kasus yang telah mengantarkan Sasayama menuju kematian yang mengenaskan tersebut. kasus itu sendiri berhenti diselidiki secara resmi begitu saja karena pelaku utamanya hilang dan foto Makishima Shogo, orang yang diduga otak dari kasus tersebut, tidak jelas.

Setelah mengetahui tentang masa lalu Kougami, Akane jadi semacam bersimpati dengannya dan berusaha meyakinkan senior-seniornya untuk kembali mengusut kasus Makishima Shogo. hingga kemudian muncul kembali beberapa kasus yang menghubungkan bahkan mempertemukan mereka dengan Makishima. sebagai dalang berbagai tindak kriminal yang benar-benar “sakit”, logikanya sih Makishima ini bakal terdeteksi memiliki crime coefficient lebih dari 400. tapi apa yang what tje fuk adalah bahwa dominator, senjata khusus milik para inspektur dan enforcer yang bisa mendeteksi dan menentukan tipe peluru yang akan dilepaskan sesuai dengan crime coefficient target, mendeteksi bahwa Makishima Shogo ini memiliki crime coefficient yang cuma di bawah 50an. bahkan sembari melakukan pembunuhan, crime coefficientnya justru menurun dan menurun hingga mencapai titik nol. begitulah itu adalah apa…

pp_penggembira
jadi kenapa Makishima Shogo yang berdarah dingin ini bisa jadi anomali dalam pemindaian Sybil System? buat apa juga Makishima melakukan semua kejahatan yang “sakit banget” itu? kira-kira Akane sama Kougami bakal jadian gak ya? (halah!) kalau yang saya lihat sih anime yang sebagian skripnya ditulis oleh Gen Urobuchi ini secara nggak langsung mempertanyakan kembali idealisme masyarakat modern dimana segalanya serba terkontrol dan teramankan melalui teknologi super canggih. idealisme yang biasanya dianggap sempurna, terutama oleh kalangan menengah keatas. bagaimanapun juga, alam pikiran dan hasrat manusia masih bisa jauh lebih kompleks dari sistem elektronik hasil kerjasama tim dengan sebanyak apapun orang-orang jenius!

semua misteri dan serangkaian aksi memberantas kejahatan yang futuristik nan canggih oleh Akane dan rekan-rekannya ini bisa kamu saksikan dalam Psycho-Pass. tapi sekadar pengingat aja, anime ini kurang cocok buat kamu nggak kuat lihat adegan penyiksaan yang keji dan kadang nggak masuk akal. ya, setidaknya sebaiknya jangan nonton ini sambil makan kalau kamu orangnya jiji’an..

sedikit detil tentang latar belakang aja.. desain karakter anime ini dikerjakan oleh Akira Amano, mangaka di balik Katekyou Hitman Reborn. sayangnya beliau nggak ikut terlibat lebih lanjut, termasuk dalam pembuatan Kanshikan Tsunemori Akane, manga yang digarap setelah anime ini mulai ditayangkan. dan seperti yang telah disinggung sebelumnya, skrip anime ini ditulis salah satunya oleh Gen Urobuchi, yang dikenal dengan reputasinya sebagai penulis skrip dan novel yang sarat dengan nuansa kelam dan tragedi. Urobuchi sebelumnya juga turut menangani cerita dan skrip Fate/Zero dan Puella Magi Madoka Magica.

Advertisements
This entry was posted in anime. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s